Rabu, 15 Mei 2013

GERAKAN EMAS INDONESIA

Gerakan Emas Indonesia

Gerakan Emas Indonesia merupakan gerakan non-partisan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menyimpan emas sebagai pengganti uang. Sebagaimana kita ketahui bersama, nilai uang kertas bergantung pada kondisi ekonomi suatu negara dan dunia pada umumnya. Rontoknya nilai tukar rupiah terhadap dollar tahun 1997an memberikan kita pelajaran penting bahwa orang yang tadinya ‘miskin’ bisa mendadak ‘kaya’ karena menyimpan dollar. Namun sebaliknya, orang yang tadinya ‘kaya’ bisa mendadak ‘miskin’ karena transaksi usahanya menggunakan mata uang dollar. Sebelumnya tahun 1965, pemerintah Indonesia pun pernah melakukan redominasi terhadap nilai rupiah secara dramatis. Uang Rp.1000 hanya bernilai 1 rupiah. Saat itu juga banyak orang kaya mendadak miskin karena nilai asetnya yang tergerus.

Emas bukan sekedar instrumen investasi melainkan juga sumber kesejahteraan masyarakat. Butuh waktu yang cukup lama agar masyarakat bisa teredukasi dengan baik mengenai pentingnya menyimpan aset dalam bentuk emas. Gerakan Emas Indonesia ingin memberi informasi kepada masyarakat bahwa uang kertas nilainya sangat bergantung dari negara penjamin, dan tentu sangat bergantung pada inflasi. Pernah ada peristiwa yang sangat memilukan akibat uang kertas yang tidak bernilai di Zimbabwe saat harga 3 butir telur mencapai 100 miliar dollar Zimbabwe. Inilah akibatnya bila uang kertas, yang notabene tidak punya nilai intrinsik, dipakai untuk transaksi.

Bila melihat grafik harga emas yang cenderung fluktuatif, sebenarnya itu bukan menunjukkan nilai emasnya yang turun naik, melainkan fluktuasi mata uang itu sendiri terhadap nilai emas. Sebab uang kertas sangat berhubungan erat dengan cadangan emas yang tersedia. Maka kita tidak bisa menyimpulkan bahwa harga emas turun atau naik karena nilainya memang stabil. Harga emas pernah ditentukan standarnya dengan dollar Amerika dalam perjanjian Bretton Woods. Isinya merupakan kesepakatan 44 negara untuk menetapkan jaminan emas sebesar 1 troy ounce (Ozt) emas bila akan mencetah uang kertas dollar AS sebesar 35 USD. Perjanjian ini hanya bertahan 27 tahun (1944-19771) dan tidak berlaku lagi karena kesulitan Amerika dalam mencari emas sebagai cadangan devisa mereka setiap mencetak uang USD.

Kegagalan Amerika dalam mencari emas sebagai devisa mengartikan bahwa uang kertas USD tidak jauh beda dengan kertas lain. Untuk mencetak 100 USD hanya dibutuhkan total 4 sen (biaya kertas dan tinta) atau hanya 0,04% nilai riilnya. Jika saja masyarakat Indonesia sudah teredukasi akan tingginya nilai emas, tentu tidak ada kejadian emas di Freeport dibawa ke Amerika dan pemerintah kita diberikan uang kertas yang tidak bernilai. Indonesia saat ini hanya memiliki cadangan emas yang disimpan di Bank Indonesia sekitar 4.3% dari total cadangan devisa emas dunia. Ini merupakan angka yang rawan bagi Indonesia untuk dikendalikan ekonominya oleh negara lain yang memiliki cadangan emas yang lebih besar. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sudah sewajarnya masyarakat kita mengalihkan simpanannya dalam bentuk emas dan bukan rupiah.

Gerakan Emas Indonesia bukan sekedar gerakan sosial, namun juga gerakan pendidikan yang jangka panjangnya mampu mencetak generasi-generasi yang mampu mengolah sumber dananya menjadi produktif. Tujuannya adalah agar masyarakat Indonesia lebih memperhatikan nilai investasi ketimbang sekedar uang kertas. Dan itu bisa menyelamatkan Indonesia apabila dihantam krisis global berkepanjangan, karena aset yang dimiliki bukan lagi aset kertas yang tidak bernilai.

4 komentar:

  1. PELUANG USAHA

    SUMMARY PROJECT
    Nama Kegiatan Usaha : Pengolahan Emas dan Pembuatan Tepung Batu
    Teknologi Terbarukan Ramah Lingkungan.
    Lokasi Kegiatan Usaha : Kabupaten Kulonprogo Provinsi DI Yogyakarta
    Kapasitas Produksi Emas : 89,38 Kg kadar 60 – 65 %
    Kapasitas Produksi Tepung Batu : 10.215 ton mesh 400.
    Jangka Waktu Kegiatan Usaha : 5 tahun (280 minggu).
    BEP : Minggu ke 72.
    Model Kegiatan Usaha : Kerjasama hasil produksi.
    Investor 80 % - Penggagas 20 %.
    Investasi : Rp. 4.500.000.000,-

    Jika ada yang berminat Hubungi : R.Yuyun Sunardi. 081364228300 – 087839198002

    BalasHapus
  2. MARY PROJECT
    Pengolahan Emas dan Pembuatan Tepung Batu

    Nama Proyek
    Lokasi Proyek
    Lokasi Bahan Baku
    Kapasitas Produksi
    Masa Proyek
    Masa Produksi
    BEP
    Pola Kerja-sama : Pengolahan Emas Skala Kecil dan Pembuatan Tepung Batu Halus
    : Kabupaten Kulonprogo Daerah Ist Yogyakarta
    : Kecamatan Kokap Kab.Kulonprogo
    : Emas kadar 60 – 65 % : 89,38 Kg & Tepung Batu mesh 400 : 10.215 ton
    : 5 Tahun atau 280 minggu
    : 266 minggu
    : Pada minggu ke 72
    : Bagi Hasil Produksi. Investor 80 % Penggagas/Mitra Kerja 20%

    RENCANA ANGGARAN BELANJA

    No
    U r a i a n
    Jumlah ( Rp )
    1 Alat transportasi : Mitsubitshi Pajero GL 4x4 : 1 unit 505.000.000
    2 Jaw Crusher kapasitas 1 – 2 ton / jam : 1 unit 120.000.000
    3 Vertical Hammer mill kapasitas 1 ton /jam : 1 unit + dust collector 700.000.000
    4 Gentset Silent mobile Kapasitas minimal 100 KVA : 1 unit 250.000.000
    5 Oven Gas Ukuran 120 x 100 x 100 cm, tingkat suhu diatas 1.200 derajat C : 1 unit 120.000.000
    6 Oven Gas Ukuran 200 x 100 x 100 cm, tingkat suhu 300 – 400 derajat C : 1 unit 150.000.000
    7 Electro Magnetic Static Kapasitas 1 ton/jam : 1 unit 250.000.000
    8 Kowi keramik/Pyrex Glass : 200 bh @ Rp 25.000,- 5.000.000
    9 Tabung Gas Ukuran 12 kg : 12 unit @ Rp 400.000,- 4.800.000
    10 Mini Laboratorium Kimia : 1 unit 50.000.000
    11 Tangki Timbun BBM kapasitas 3.000 lt : 1 unit 100.000.000
    12 Watertorn : Kapasitas 1.000 lt : 1 unit 7.000.000
    13 Water Pressure : 1 unit 3.000.000
    14 Pembuatan Sumur : sumber air 1 unit 5.000.000
    15 Biaya Operasional utk kebutuhan 15 minggu @ Rp 3.000.000,- 45.000.000
    16 Bahan Baku : Batu Vein utk kebutuhan 5 mgg @ 24 ton @ Rp 1.100.000 132.000.000
    17 Bahan Baku : Puyak utk kebutuhan 5 mgg @ 24 ton @ Rp 500.000,- 60.000.000
    18 Biaya Pelatihan Procesing : 1 paket 250.000.000
    19 Biaya Akomodasi Pelatihan Procesing : 2 org @ Rp 3.000.000,- 6.000.000
    20 Biaya Transport Instruktur 2org @ Rp 1.000.000,- 2.000.000
    21 Bahan Bakar Gentset utk kebutuhan 5 mgg: 4 @ 3.000 lt @ Rp 7.000,- 84.000.000
    22 Biaya Perawatan Mesin utk kebutuhan 2 bulan @ Rp 5.000.000,- 10.000.000
    23 Sewa lahan/tanah 1 hektar : 5 tahun @ Rp 100.000.000,- 500.000.000
    24 Pembuatan Gudang + kantor dan peralatannya : 400 m2 @ Rp 2.000.000,- 800.000.000
    25 Pagar Keliling Pabrik 400 mt @ 2 mt @ Rp 50.000,- 40.000.000
    26 Survey lokasi bahan + Uji laboratorium : 1 paket 10.000.000
    27 Biaya Konsultasi ke Bandung : 1 paket 5.000.000
    28 Biaya Tenaga Kasar : kebutuhan 15 mgg @ 4 org @ Rp 480.000,- 28.800.000
    29 Gaji Pengelola + karyawan : kebutuhan 3 bl @ 5 org @ Rp 4.000.000,- 60.000.000
    30 Sewa Ruang Lab : 5 tahun @ Rp 5.000.000,- 25.000.000
    31 Biaya Perencanaan kegiatan : 1 paket 100.000.000
    32 Pengadaan tabung Gas ukuran 12 Kg : 12 unit @ Rp 400.000,- 4.800.000
    33 Persediaan BBG untuk persediaan 5 minggu @ 12 kg @ Rp 150.000,- 9.000.000
    34 Biaya Tidak terduga 58.600.000

    TOTAL

    4.500.000.000
    CATATAN : Dana Cadangan siaga Rp 200.000.000,- Yogyakarta, 12 Agustus 2017

    Penggagas,


    R.Yuyun Sunardi

    BalasHapus
  3. SUMMARY PROJECT
    Pengolahan Emas dan Pembuatan Tepung Batu

    Nama Proyek
    Lokasi Proyek
    Lokasi Bahan Baku
    Kapasitas Produksi
    Masa Proyek
    Masa Produksi
    BEP
    Pola Kerja-sama : Pengolahan Emas Skala Kecil dan Pembuatan Tepung Batu Halus
    : Kabupaten Kulonprogo Daerah Ist Yogyakarta
    : Kecamatan Kokap Kab.Kulonprogo
    : Emas kadar 60 – 65 % : 89,38 Kg & Tepung Batu mesh 400 : 10.215 ton
    : 5 Tahun atau 280 minggu
    : 266 minggu
    : Pada minggu ke 72
    : Bagi Hasil Produksi. Investor 80 % Penggagas/Mitra Kerja 20%

    RENCANA ANGGARAN BELANJA

    No
    U r a i a n
    Jumlah ( Rp )
    1 Alat transportasi : Mitsubitshi Pajero GL 4x4 : 1 unit 505.000.000
    2 Jaw Crusher kapasitas 1 – 2 ton / jam : 1 unit 120.000.000
    3 Vertical Hammer mill kapasitas 1 ton /jam : 1 unit + dust collector 700.000.000
    4 Gentset Silent mobile Kapasitas minimal 100 KVA : 1 unit 250.000.000
    5 Oven Gas Ukuran 120 x 100 x 100 cm, tingkat suhu diatas 1.200 derajat C : 1 unit 120.000.000
    6 Oven Gas Ukuran 200 x 100 x 100 cm, tingkat suhu 300 – 400 derajat C : 1 unit 150.000.000
    7 Electro Magnetic Static Kapasitas 1 ton/jam : 1 unit 250.000.000
    8 Kowi keramik/Pyrex Glass : 200 bh @ Rp 25.000,- 5.000.000
    9 Tabung Gas Ukuran 12 kg : 12 unit @ Rp 400.000,- 4.800.000
    10 Mini Laboratorium Kimia : 1 unit 50.000.000
    11 Tangki Timbun BBM kapasitas 3.000 lt : 1 unit 100.000.000
    12 Watertorn : Kapasitas 1.000 lt : 1 unit 7.000.000
    13 Water Pressure : 1 unit 3.000.000
    14 Pembuatan Sumur : sumber air 1 unit 5.000.000
    15 Biaya Operasional utk kebutuhan 15 minggu @ Rp 3.000.000,- 45.000.000
    16 Bahan Baku : Batu Vein utk kebutuhan 5 mgg @ 24 ton @ Rp 1.100.000 132.000.000
    17 Bahan Baku : Puyak utk kebutuhan 5 mgg @ 24 ton @ Rp 500.000,- 60.000.000
    18 Biaya Pelatihan Procesing : 1 paket 250.000.000
    19 Biaya Akomodasi Pelatihan Procesing : 2 org @ Rp 3.000.000,- 6.000.000
    20 Biaya Transport Instruktur 2org @ Rp 1.000.000,- 2.000.000
    21 Bahan Bakar Gentset utk kebutuhan 5 mgg: 4 @ 3.000 lt @ Rp 7.000,- 84.000.000
    22 Biaya Perawatan Mesin utk kebutuhan 2 bulan @ Rp 5.000.000,- 10.000.000
    23 Sewa lahan/tanah 1 hektar : 5 tahun @ Rp 100.000.000,- 500.000.000
    24 Pembuatan Gudang + kantor dan peralatannya : 400 m2 @ Rp 2.000.000,- 800.000.000
    25 Pagar Keliling Pabrik 400 mt @ 2 mt @ Rp 50.000,- 40.000.000
    26 Survey lokasi bahan + Uji laboratorium : 1 paket 10.000.000
    27 Biaya Konsultasi ke Bandung : 1 paket 5.000.000
    28 Biaya Tenaga Kasar : kebutuhan 15 mgg @ 4 org @ Rp 480.000,- 28.800.000
    29 Gaji Pengelola + karyawan : kebutuhan 3 bl @ 5 org @ Rp 4.000.000,- 60.000.000
    30 Sewa Ruang Lab : 5 tahun @ Rp 5.000.000,- 25.000.000
    31 Biaya Perencanaan kegiatan : 1 paket 100.000.000
    32 Pengadaan tabung Gas ukuran 12 Kg : 12 unit @ Rp 400.000,- 4.800.000
    33 Persediaan BBG untuk persediaan 5 minggu @ 12 kg @ Rp 150.000,- 9.000.000
    34 Biaya Tidak terduga 58.600.000

    TOTAL

    4.500.000.000
    CATATAN : Dana Cadangan siaga Rp 200.000.000,- Yogyakarta, 12 Agustus 2017

    Penggagas,


    R.Yuyun Sunardi

    BalasHapus
  4. DIJUAL CEPAT LM.

    TEMPAT PENYIMPANAN LM : BANK MANDIRI YOGYAKARTA
    JUMLAH LM : 47 SLOT @ 21 kg ( Total : 987 kg )
    JUAL SEKALIGUS (BORONGAN).

    1. Harga : minus 10 % dari harga RTI berlaku pada saat transaksi
    2. Pembagian minus 10 % adalah sebagai berikut :
    a. Pembeli 5 %
    b. Bank Mandiri 1 %
    c. Mediator Penjual 1,5 %
    d. Mediator Pembeli 1,5 %
    e. Mediator antara penjual dan pembeli 1 %
    3. Calon pembeli harus dapat menunjukan Kemampuan bayar
    (mempunyai dana yang mencukupi unuk membayar atau senilai :
    Rp. 540.000.000.000,-) dalam bentuk rekening di Bank Mandiri.
    Atau Bank Lain
    4. Surat keterangan atau Copy bukti kemampuan bayar dikirim ke:
    yuyunsunardi55@gmail.com yang akan kami berikan kepada
    pemilik barang. Pemilik barang akan melakukan
    pengecekan kemampuan bayar tersebut ke Bank Mandiri.
    Apabila kemampuan bayar itu benar adanya, maka segera
    menentukan tanggal dan jam Transaksi.
    5. Sebelum Transaksi Pihak Calon Pembeli harus membuat surat
    Pernyataan tentang kesanggupan memberikan dana seperti
    tersebut pada nomor 2 tersebut diatas, dengan mencantumkan
    nama-nama pihak penerima
    6. Tempat Transaki adalah di Bank Mandiri YOGYAKARTA.
    7. Sistim penjualan LM, Tunai Lepas, di tempat Transaksi
    8. Keterangan lebih lanjut : 081364228300 - 087839198002

    BalasHapus